Selamat datang dan salam sejahtera...!
Semoga aura haruman kasturi dari Raudah Firdausi sentiasa bersama kita...

Wednesday, December 28, 2011

MAKA NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN?

Alhamdulillah..., syukur kepada Allah kerana masih beriku ruang dan peluang! Hampir separuh abad Allah beriku bernafas, menghirup udara nyaman di mayapada penuh berliku...! Penuh ujian, penuh pancaroba tapi penuh kasih sayang...! KASIH SAYANG Allah RabbulJalil...! Banyak salah, banyak silap, banyak lalai, banyak alpa dan terlalu banyak yang lupa...!!! Lupa pada diri, lupa pada tanggungjawab, lupa pada rahmat dan nikmat, tapi KASIH SAYANG Allah tetap mengiringi...! Pasrahku..., rinduku..., insafku..., tenggelam dalam KASIH SAYANG Allah yang melimpah ruah ...!!!

Tuhanku...!!! Engkau amat PENGASIH, Engkau amat PENYAYANG! Meskipun banyak dosa hambaMu ini..., Kau masih lagi memandangku..., Kau masih beriku masa..., Kau masih redhakan rezkiMu..., Kau masih benarkan kupinjam peralatanMu...! Kau masih beriku kesihatan disaat ini..., Kau masih beriku bahagia bersama keluarga...! Kau curahkan segala nikmat untukku gapai..., Kau hamparkan kehidupan ini untukku lewati, sudah hampir separuh abad yang lalu...! Adakah waktu itu terisi penuh kualiti? Adakah telah kulaksanakan semua amanahMu? Adakah sudah cukup bekalku untuk dibawa bersama...? Adakah... Adakah...? Adakah...? Tanya dan jawablah dengan tulus, tentu hasilnya belum ataupun tidak! Semoga aku menjadi hambaMu yang sentiasa bersyukur!!!

Maka Nikmat Tuhanmu Yang Manakah Yang Kamu Dustakan? (Ar-Rahman : 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, 77) Maha Suci Nama TuhanMu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan!!! (Ar-Rahman : 78) Terlalu banyak nikmat yang telah Engkau berikan, duhai Tuhanku...! Ampunilah daku...! Tunjukkan Aku Jalan Yang Lurus...! (Al-Fatihah : 6)

Bantulah aku...! Peliharalah aku...! Bimbingilah aku...! Tempatkanlah aku dalam golongan hambaMu yang soleh, hambaMu yang beriman, dan hambaMu yang benar-benar bertakwa!!! Takut dan tawadduk dengan segala nikmatMu! Ikhlas dan luhurkanlah jiwa ini, ya Allah! Kasihi kedua ibu bapaku, berkatilah suami dan anak-anakku, saudara maraku, sahabat-sahabatku, anak-anak muridku, juga jiran-jiranku. Lembayungkanlah magfirahMu kepada mereka yang mengelilingiku ini...!!! Engkau berikanlah taufik hidayahMu pada kami semua, ya Allah! Pegang dan ikatlah hati kami untuk membela agamaMu, menjaga syariatMu, ya Allah!!! Tautkan kasih sayang kami hanya keranaMu, ya Allah! Terimalah taubat hamba-hambaMu, ya Allah...!



Wednesday, May 11, 2011

Titipan Rindu Meruntun Hati

Tersentuhnya hati..., teramat sangat..., apabila baru terjumpa dan membaca satu catatan seorang anak atas dinding facebook ayahnya yang sudah lama meninggal kembali ke alam barzakh. Majdi Nadwan anak sulung kepada sahabatku Shaharani Shaharom. Betapa sayu membaca ayat-ayat yang ditulis...!!! Walaupun ayahnya sudah tiada lagi di dunia ini, tapi tarikh lahirnya tetap diingati...! Betapa luruhnya hati apabila mengenangkan hadiah yang diberi...! Betapa inilah gambaran kerinduan seorang anak terhadap ayahnya...! Betapa tabahnya hati anak ini menanggung kerinduan itu...! Betapa bahagianya ibu bapa sianak ini...! Semoga arwah ayahnya ditempatkan dalam golongan para solehin..., ameen.....

" Selamat hari lahir, abah! =) (Jazmi Zuhri) Semoga abah bahagia di sana. Dan abang tahu abah memang lebih bahagia di sana. Abang sayang abah. Abang hanya mampu memberi hadiah quran yang abang baca. Walaupun abang bukanlah anak yang soleh, semoga abah terima hadiah abang di sana ya. Semoga hadiah abang sampai kepada abah sentiasa. Semoga Allah terima. InsyaAllah... " Majdi Nadwan
Dengan terjumpanya status ini menyebabkan aku berminat untuk membaca banyak lagi coretannya. Kubuka blognya, dan..., terjumpa lagi satu kisah sedih (http://ilasyahid.blogspot.com/2011/03/surat-jausyan.html) yang memberi gambaran ketabahan hati sianak menerima realiti ayahnya sudah tiada...! Dan banyak lagi sebenarnya untuk dibaca kisah-kisah ketabahan ahli keluarganya menerima takdir Illahi...! Semoga kisah-kisah ketabahan dan kecekalan mereka ini menjadi tazkirah dan motivasi kepada semua orang yang membaca post ini terutamanya kepada anak-anakku...! Bersyukur dan hargai orang yang kamu sayang semasa hayatnya kerana..., kerinduan itu amat perit ditanggung jika tiada kekuatan jiwa dari iman yang luhur...!


Kepada sahabatku Shaharani Shaharom dan keluarganya, bersabar dan pasrah dengan ujian yang besar ini! Allah takdirkannya kerana Allah tahu enti mampu mengharunginya...! Allah pilih enti bagi memastikan surga itu menjadi adalah milikmu...! Semoga Allah sentiasa memberi kekuatan lahir dan batin kepada enti dan keluarga...!

Monday, April 11, 2011

Lihatlah Wajah Orang Yang Kita Sayang dalam Tidur.....

Hikmah Melihat Muka Orang Yang Kita Sayang Sedang Tidur....
melihat orang yang kita sayang pada saat dia tidur... .. Renungkan/lihatlah betapa sayangnya kita pada mereka... ..

Pernahkah anda menatap orang-orang yang anda sayang saat mereka sedang tidur? Kalau belum, cubalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun akan tampak polos dan jauh berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sedarilah, betapa badan yang dulu kuat dan gagah itu kini semakin tua dan lemah, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. ... Lihatlah ibu anda... . Hmm... kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar kerana menempuhi kehidupan yang mencabar demi kita. Orang inilah yang tiap hari menguruskan keperluan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan membebeli kita semata- mata kerana rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang yang kita cintai..sayangi itu... Ayah, Ibu, Suami, Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya...

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan-lahan saat menatap wajah mereka yang terlelap itu.

Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang-kadang tertutupi oleh salah faham kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu akan tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan serta memenatkan mereka namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun membantu untuk mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya..penatnya aku hari ini". Dan penyebab lelah dan penat itu? Untuk siapa dia berpenat lelah Tak lain adalah KITA... ..

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, isteri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah menemani hari-hari suka dan duka bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan rasa terharu seketika menerpa jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, untuk selamanya ... "
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...